Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Anggraeni dan Sosialisasi Stunting

BANYURESMI, Kamis 20 Desember 2018 bertempat di Kp. Banuherang RT. 002/001 tepatnya di Posyandu Anggraeni telah dilaksanakan Program Pelaksanaan Penimbangan Balita oleh dinas terkait ( Bidan desa Banyuresmi ( Yuli Erlia ) ) di bantu oleh kader-kader posyandu.

Untuk kegiatan penimbangan bulan ini, target penimbangan balita adalah 36 , akan tetapi yang hadir untuk melaksanakan penimbangan hanya 27 balita .

Jumlah balita yang hadir pada bulan ini lebih banyak dibandingkan dengan target penimbangan bulan lalu . Untuk pemeriksaan itu sendiri yaitu : – Penimbangan balita dan Pemeriksaan Tumbuh kembang anak ( seperti Berat badan dan Tinggi anak ).

 

Selain penimbangan dilaksanakan juga sosialisasi Stunting yang disampaikan oleh Bidan Yuli Erlia ( dari kiri – selaku Bidan Desa ) dan Ema Mardani ( dari kanan – Selaku kader Posyandu Anggraeni ). Beliau menerangkan bahwa Stunting adalah kekurang Gizi Kronis Pada Balita, yang mengakibatkan balita menderita Kekurangan gizi buruk. Balita yang terkena stunting biasanya mudah terserang penyakit dan perkembangan otaknya terhambat. Penyebab utamanya adalah Diare dan juga infeksi cacing usus atau cacingan yang berulang-ulang pada anak. Sekarang ini banyak sekali anak yang terkena stunting dikarenakan hal tersebut.

Untuk mencegah stunting, mari sama sama menjaga lingkungan dengan cara : menjaga dan membersihkan lingkungan tempat anak bermain, buanglah sampah pada tempatnya, tidak membuang air besar ataupun kecil dimana saja yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan khususnya pencemaran air bersih, biasakan memeriksa kesehatan anak dan ibu sewaktu hamil untuk mecegah stunting.

Ibu-ibu kader posyandu sedang mengisi buku KIA dan sedang menjelaskan bagaimana pertumbuhan anak untuk penimbangan bulan ini .

Kegiatan yang dilaksanakan tiap bulan ini berjalan dengan baik dan antusias para ibu balita dan lansia sangat baik, meskipun ada beberapa anak yang tidak mengikuti penimbangan .

Semoga dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan Kualitas hidup, dan kesehatan yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang lebih meningkat.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan